EXPOSE

KURSUS KOMPUTER MENERIMA SISWA SD,SMP, SMA, KULIAH & UMUM PROGRAM : -APK ( MS, WORD,EXCEL,P.POINT) -DESAIN GRAFIS ( PHOTOSHOP, CORELDRAW, AUTOCAD) -PERAKITAN KOMPUTER -DLL PENDAFTARAN : Rp. 50000,- IURAN SMP : 50.000 Per Bulan IURAN SMA : 75.000 Per Bulan Alamat : Jl. Raya Cisoka Megu Kp. Secang Dpn SMA Nurul Huda Phone : 02198674861 / 083878717936

Rabu, 06 Februari 2013

Modifikasi Suzuki Shogun 125, 2005 (Depok)

Modifikasi Suzuki Shogun 125, 2005 (Depok)

Suzuki Shogun 125, Bengis Pertajam Waktu


Race War Drag Bike Seri II di Sirkuit Taman Harapan Indah Bekasi (7-8/5) lalu, kembali membuktikan ketangguhan Suzuki Shogun 125 milik Erwin. Ditunggangi Antonius Petruk dan Toni, keduanya menapaki posisi 1 dan 2 bebek 4-tak s/d 200 cc dengan catatan waktu 8,057 detik di lintasan lempeng 201 meter.

Digarap Herman Lo alias Ahon, suhu korek bebek 4-tak lewat setuhan kem prestasinya kian berkilau. Ah.., sama aja kok modifikasinya. Mesin dirancang siap di trek 201 meter, tinggal gimana joki ngegasnya, jelas mekanik Surya Motor Sport (SMS) yang buka praktik di Jl Raya Citayam No. 18, Depok.

Cuma kemarin, Ahon mengaku hanya seting ulang durasi kem. Katanya, torsi sering didapat pada angkatan klep tinggi. Tapi, karakternya rapat.

Makanya LSA (Lobe Separation Angle) dibikin kisaran 107 derajat dengan overlap enggak sampai 50 derajat. Tenaga puncak terus terisi dari 9.000 sampai 11.000 rpm. Istilahnya, grafik powernya terus progress seirama naiknya rpm, lanjut pria berambut lurus ini.

Seperti biasa, drag mengutamakan tenaga besar cepat tersalur. Momen puntir awal yang diutamakan. Orang bilang torsi. Makanya perbandingan kompresi kuda pacu ini dibikin 15 :1 dengan karakter bentuk head semi bathub. Pas banget dibakar bensol.

Ruang bakar dipadu volume silinder 199,9 cc atau bulatnya jadi 200 cc. Aslinya, bore x stroke Shogun 125 adalah 55,2 mm x 53,5 mm. Lalu pakai pin stroke 3 mm. Sehingga, langkah nambah 6 mm alias jadi 61,2 mm. Sementara, bore dinaikan jadi 64,5 mm.

Mesin ini sudah menggunakan piston Tiger oversize 100. Kalau standarnya kan pakai ukuran 63,5 mm. Nah karena oversize 100, jadi 64,5 mm deh," tambah mekanik asli Singkawang yang buka praktik di Depok itu.


Namun Ahon tidak menjelaskan pakai setang seher apa. Kalau pakai yang standar berarti lubang pen dibesarkan.

Selain kem dan kompresi, Ahon juga menunjuk ubahan pada karburator. Shogun 125 ini disuplai gas bakar dari Keihin PE 28 yang direamer hingga 30 mm.

Bengis banget memang jadinya. Apalagi gas bakar dipatik api lewat produk pengapian variasi. Shogun 125 Erwin pakai CDI Rextor Pro Drag plus magnet Yamaha YZ125 yang kerendam oli. Konon katanya biar putaran mesin enggak terlalu ringan waktu digeber.

Tapi, yang penting dari ubahan kedua motor di atas, diameter lubang porting bukan cuma dibikin lebih besar dari sebelumnya. Namun juga, arah porting lebih dipertajam mulai dari intake manifold hingga lubang payung klep. Itu sebabnya motor ini terasa bengis. (motorplus-online.com)

Modif Balap Suzuki Shogun 125 2005

Modif Balap Suzuki Shogun 125 2005

Suzuki Shogun 125, Only For 500 Meter


Buat yang kerap main adu kebut malam di trek lurus 500 meter, silakan coba Suzuki Shogun 125 yang dipacu Faisal F. A. ini. Seting dite-rapkan khusus untuk setengah kilometer. Kapasitas mesin, baru 201 cc lho!

Menurut Nurcholis Sang Empunya, Herman Lo alias Ahon ada  di belakang layar penggarapan Shogun 125 miliknya.

“Iya. Tapi, sebatas bikin saja. Setelah itu ditangani Hendrik, mekanik yang dipercaya untuk merawat,” buka Olis yang tinggal di Kelapa Dua, Jakarta Barat.

Inti setingan terletak di kepala silinder. Terutama, noken as alias kem. Durasi yang diterapkan, bermain di 273º.

Klep isap, membuka 33º sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan menutup 60º sebelum TMB (Titik Mati Bawah).

Sedang klep buang, membuka 60º sebelum TMB dan menutup 33º setelah TMA. Artinya, kedua bumbungan punya durasi yang sama.

Terlihat jelas kalau Lobe Separation Angle (LSA) bermain di 103,5º. “Angka ini tergolong cukup buat trek 500 meter,” kata Hendrik yang usung bengkel HD-Tech Tuan Muda.

Klep Isap, hanya pakai merek EE diameter payung klep 31 mm. Klep ex, dipatok di 26 mm. “Sekarang tenaga atasnya makin dashyat. Sebelumnya pakai batang klep 5,5 mm, sekarang 5 mm,” timpal Faisal yang beken disapa Arab.

Buat mengatur semburan bensol yang masuk ke ruang bakar, karburator Keihin PE 28 direamer hingga 32 mm. Main-jet pakai 122 pilot-jet 58. Rasio kompresi ruang bakar, dipatok di 14 : 1.

Oh ya! Ruang bakar sendiri, disesaki piston Honda Tiger oversize 200 yang berdiameter 65,5 mm. Stroke, dinaikan lewat aplikasi pen stroke 3 mm. Sekarang, langkah piston jadi 59,5 mm. Total isi silinder, 200,8 cc. Tertarik? (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : FDR 50/90-17
Ban belakang : HUT 60/90-17
CDI : Rextor
Koil : Suzuki RM125

Selasa, 05 Februari 2013

Bore dan Stroke

Mencermati varian motor Yamaha dari YZF-125, R15. Saya tertarik untuk mencermati spesifikasi bore x stroke. Apakah Bore dan Stroke itu? bore itu diameter silinder sedangkan stroke itu jarak piston bergerak maju-mundur.

YZF-125 = 52.0 x 58.6 mm
MX-135 = 54.0 x 58.7 mm
Vixion/R15 = 57.0 mm x 58.7 mm

hmm apakah MX-135 merupakan bore up dari YZF-125? Sekilas strokenya hampir sama, beda 0.1 mm saja. Bore-nya beda 2 mm. Kemudian Vixion bore up dari MX-135. Bore beda 3 mm hasilnya beda 15 cc.

RXZ 135 (RX King) = 56.0 mm x 54.0 mm (58.0 mm x 50.0 mm ?? )
Fizr = 52.0 mm x 52.0 mm

Fizr maksimum Over Size (OS) 200, Bore = 54mm, Stroke = 52mm –> Volume cylinder = 119 cc. Jika CRANK dari King RXZ 135 bisa dipasang maka stroke menjadi 54 mm dan volume-nya adalah :

V = 3,14 x 54 x 54 x 54 : 4 = 123,6 cc yah cuman dikit bro ! hahahahahaha.

VEGA R = 51.0 x 54.0 mm
VEGA ZR = 50 x 57.9 mm

Wah mantap nih VEGA ZR, stroke-nya panjang bo, kalau dibore up mantap tuh. Misalkan bisa dipakai piston V-Ixion maka :

V = 3,14 x 57 x 57 x 57.9 : 4 = 147,6 cc booo mantap deh.

Wah ternyata VEGA ZR diam-diam menyimpan potensi yang hebat !
Apalagi kalau pakai piston Scorpio :
Yamaha Scorpio Z = 70 mm x 58 mm

V = 3,14 x 70 x 70 x 57.9 : 4 = 222,7 cc ! Wah cukup ngga tuh blok Vega di bore up jadi 70 mm dari 50 mm, alias ngurangi tebal blok sebanyak 1 cm ! . Terlalu ekstrim kali yah :D .

Kalau VEGA R lama ? Mungkin pakai piston RX King RXZ 135 yah, jadinya

V = 3,14 x 56 x 56 x 54 : 4 = 147,6 cc = 132,9 ~ 133 cc lumayan juga :) .

Tapi piston 2 tak ngga bisa dipakai di mesin 4 tak, kurang ring sehernya.

Yamaha mio ?

Yamaha Mio = 50 x 57.9 mm

Mio sama dengan Vega ZR. Dan Mio sudah banyak yang bore up hingga 180-200 cc ! Apakah karena keberhasilan bore-up Mio, maka bore x stroke Vega ZR jadi sama dengan mio ? hmmm menarik.
Mio yang menggunakan piston Tiger akan mempunyai cc :

V = 3,14 x 63,5 x 63,5 x 57.9 : 4 = 183,3 cc .

Bagaimana dengan Blade ?
Honda Blade 110 cc = 50 mm x 55.6 mm
Honda Revo 100 cc = 50 x 49,5 mm
Supra X 125 = 52,4 x 57,9 mm
Honda Mega Pro = 63.5 mm x 49.5 mm
Honda CS1 = 58 x 47,2 mm
Honda CBR150R = 63.5 mm x 47.2 mm
Honda Tiger = 63,5 mm x 62,2 mm

Wah susah yah cari piston buat blade atau supra buat bore-up. Bisa aja sih piston bore-up nya dipangkas belakangnya. CS1 kayaknya bisa dibore-up pake piston CBR150. Revo 100 cc di bore-up pake MegaPro ??

Kawasaki Kaze ZX130 = 53.0 mm x 59.1 mm
Kawasaki Athlete 125 = 56.0 mm x 50.6mm
Kawasaki KLX250 = 72.0 mm x 61.2 mm

Huwaaa Kaze ZX130 sangat menjanjikan, stroke-nya panjang dan dengar-dengar dagingnya tebal! Cuman susah cari piston gede yang stroke-nya 59.1 mm. Biasanya sih pake piston Joy.

Suzuki Shogun 125 = 53.5 mm x 55.2 mm
Suzuki Thunder 125 = 52.4 x 57.8 mm 57.0 MM X 48.
Suzuki Thunder 250 = 72.0 mm. x 61.2 mm.
Suzuki Titan = 51.0 X 55.2 mm

Suzuki Titan sama stroke-nya dengan shogun 125!. Kalau pin setang sehernya sama juga… wah tinggal di bore up tuh Titan trus pake seher shogun 125, mak nyus deh.

Thunder 125 sama dengan Supra X 125 ! Stroke thunder dan supra juga mirip sama dengan Mio dan Vega ZR, balik maning ming mio :)
V mio boreup dgn thunder = 3,14 x 52.4 x 52.4 x 57.9 : 4 = 124,7 cc . Kalau gitu apakah supra bisa dibore-up gila-gilaan pakai piston tiger? Thunder juga punya potensi nih, tinggal dicari tahu apakah pin seher thunder compatible dengan piston-piston lainnya. Sebab thunder 125 harganya jauh lebih murah dari V-Ixion dan sudah 5 speed.

Dan yang menarik adalah Thunder 125, Supra X 125 dan Mio merupakan jawara di kelasnya. Akankah Vega ZR juga akan menjadi jawara di kelasnya?

Wah Jupiter Z jawara Indoprix tahun lalu malah lupa nih :D .

Jupiter = 51 mm x 54 mm.

Sama yah dengan Vega R :) .

Bore-up pada 4 tak paling gampang paling cuman ganti liner, dan ganti setang seher kalau pin piston-nya beda. Kalau stroke-up bisa sih misalnya menggeser letak pin setang seher yang ada di Crank atau memakai pin variasi. Jadi kalau stroke-up hasilnya kurang relialible karena pake belah mesin dan ubah crank atau pin crank.

Perbandingan antara Bore dan stroke ternyata juga mempengaruhi performa. Ada tiga type bore x stroke yaitu :
- Over Bore
- Over Stroke
- Square Engine

Over Bore
Ukuran Bore lebih besar dari ukuran stroke. Power maksimum pada putaran menengah dan tinggi. Cocok untuk motor sport. Contohnya :
Yamaha RXZ 135 (RX King) = 56.0 mm x 54.0 mm
Yamaha Scorpio Z = 70 mm x 58 mm
Honda Mega Pro = 63.5 mm x 49.5 mm
Honda CBR150R = 63.5 mm x 47.2 mm
Honda Tiger = 63,5 mm x 62,2 mm
Kawasaki Athlete 125 = 56.0 mm x 50.6mm
Kawasaki KLX250 = 72.0 mm x 61.2 mm
Suzuki Thunder 125 = 52.4 x 57.8 mm 57.0 MM X 48.

Over Stroke
Ukuran Stroke lebih besar dari ukuran Bore. Torsi dan power tinggi pada putaran rendah dan menengah. Cocok untuk santai-santai dan perkotaan yang macet. Pada RPM tinggi, tenaganya mengecil dan mesin bergetar sehingga berisik. Contohnya :
YZF-125 = 52.0 x 58.6 mm
MX-135 = 54.0 x 58.7 mm
Vixion/R15 = 57.0 mm x 58.7 mm
VEGA R = 51.0 x 54.0 mm
VEGA ZR = 50 x 57.9 mm
Yamaha Mio = 50 x 57.9 mm
Honda Blade 110 cc = 50 mm x 55.6 mm
Supra X 125 = 52,4 x 57,9 mm
Kawasaki Kaze ZX130 = 53.0 mm x 59.1 mm
Suzuki Titan = 51.0 X 55.2 mm

Square Engine
Ukuran Bore sama dengan ukuran stroke. Torsi dan power merata di semua putaran. Contohnya Yamaha F1ZR :
Fizr = 52.0 mm x 52.0 mm

Senin, 04 Februari 2013

Ukuran panjang stang seher berikut ukuran Pen bawah dan pen atas Ukuran Bore dan Stroke Motor Standar


Ukuran panjang stang seher berikut ukuran Pen bawah dan pen atas semua merek motor
 
KETERANGAN :
  • P   = Panjang stang Seher/Piston
  • SP = Ukuran pen Seher/Piston
  • BP = Ukuran pen bawah / Big end
HONDA
HONDA  BEAT                                         P:93         SP:13      BP:25
HONDA VARIO,CBS                                P:93         Sp:13       Bp:26
HONDA C-70                                            P : 91.5    SP : 13    BP : 23
HONDA C-90                                           
P : 91       SP : 15    BP : 23
Astrea/ star/prima/grand/impresa           P : 94       SP : 13    BP : 25
 Honda cs 1                                                 P : 91       SP : 13    BP : 28
Legenda                                                      P : 97       SP : 13    BP : 25
Karisma                                                     
P : 100     SP : 13    BP : 25
CB 125                                                        P : 91       SP : 13    BP : 23
CB 100                                                        P : 103     SP : 14    BP : 26
CB-100S                                                     P : 103.5 SP : 15     BP : 30
GL 125/ 145                                               
P : 103.5 SP : 15     BP : 30
Tiger                                                          
P : 105.5 SP : 15     BP : 30
Yamaha
Yamaha crypton/ vega/ jupiter/110         P : 92       SP : 13    BP : 26
Yamaha F 1z , robot                                 P :            SP :          BP : 20
Vega ZR                                                     P : 93.5    SP : 13     BP : 28
Mio/Nouvo/ Lele                                      P : 93.5    SP : 15     BP : 28
MX / Vixion                                             
P : 97       SP : 14     BP : 28
Scorpio                                                      P : 100.5 SP : 16      BP : 30
Byson                                                       
P : 98       SP : 15      BP : 28
Rx king                                                    
P : 100     SP : 20/16 BP : 22
Rx Z                                                          
P : 105     SP : 20/16 BP : 22
F-1zr                                                         
P : 96       SP : 18/14 BP : 20
125 Z                                                         
P : 110     SP : 20/16 BP : 22

Suzuki
SPIN                                                           P:97         Sp:14       Bp:28
THUNDER 125                                         P :            SP : 14     BP :
SUZUKI SHOGUN                                   P : 94       SP : 14     BP : 28
FD125XS/SHOGUN                                
P : 102.7  SP :14      BP : 28
Raider/ FU 150 / FXR 150                        
P : 102.5  SP : 16     BP : 30 
Kawasaki
Kawasaki Kaze                                          P : 100     SP : 13    BP : 26
ZX 130                                                        
P : 100, 2 SP : 13    BP : 22
NINJA                                                        
P : 105     SP : 15    BP : 25
KR 150                                                       
P : 104     SP : 19    BP : 22
BAJAJ
BAJAJ PULSAR 180                                 P : 104     SP : 17    BP : 30 

Ukuran Bore dan Stroke Motor Standar

spesifikasi singkat motor standard

berdasarkan data volume silinder dan perbandingan kompresi maka kita dapat memperkirakan volume ruang bakar. Jika ada data yang lebih lengkap bisa menambahi sehingga lebih bermanfaat untuk semua saudara-saudara kita sesama pecinta korek mesin
...
No || Motor || Bore x Stroke || Volume Silinder || Rasio Kompresi

1. Kawasaki Blitz R 53 mm x 50.6mm 111 cc 9.3 : 1

2. Kawasaki Athlete 56 mm x 50.6mm 124.6 cc 9.8 : 1

3. Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41.2mm 2x 124.5 cc 11.5 : 1

4. Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc 11 : 1

5. Yamaha Crypton 49 mm x 54mm 101.8 CC 9.0 : 1

6. Yamaha Mio 50.0 x 57.9 mm 113.7 cc 8.8 : 1

7. Yamaha Jupiter z 51.0 x 54.0 mm 110.3 cc 9.3 : 1

8. Yamaha Jupiter MX 54 x 58,7 mm 135 cc 10.9 : 1

9. Yamaha Vixion 57 x 58,7 (mm) 149.8cc 10.4 : 1

10.Yamaha Scorpio Z 70 x 58 mm 223cc 9.5 : 1

11. Yamaha RX King 58 x 50 mm 132cc 7.1 : 1

12. Yamaha RXZ 56 x 54 mm 133cc 7.0 : 1

13. Yamaha F1Z 52 x 52mm 110.4cc 7.1 : 1

14. Yamaha Alfa 50 x 52mm 102.1 cc 7.2 : 1

15. Honda GL 100 52 x 49.5mm 105.1 cc 9.2 : 1

16. Honda GL Max 56.5 x 49.5mm 124.1 cc 9.2 : 1

17. Honda GL Pro 61.0 x 49.5mm 144.7cc 9.2 : 1

18. Honda Supra 50.0 x 49.5mm 97.1 cc 8.8 : 1

19. Honda Tiger 63.5 x 62.2 mm 196.9cc 9.0 : 1

20. Honda Megapro 63,5 x 49,5 mm 156.7cc 9.0 : 1

21. Honda CS-1 58 x 47,2 mm 124.7 cc 10.7 : 1

22. Honda Supra PGM FI 52,4 x 57,9 mm 124.8cc 9.0 : 1

23. Honda Blade 50 x 55,6 mm 109.1 cc 9.0 : 1




bikin motor kencang: bore up

modif motor drag | drag look | oto mamia

bikin motor kencang: 4 Jet Car Drag Race

bikin motor kencang: 4 Jet Car Drag Race

Template by : kendhin x-template.blogspot.com